Minggu, 12 Juli 2009

RIM Sarankan Pengguna Beli Produk Resmi
Dengan membeli lewat partner operator, kualitas dan layanan purna jual produk terjamin.
(gopaultech.com)

VIVAnews - Research In Motion, produsen ponsel cerdas BlackBerry yang berlokasi di Kanada, mendorong konsumennya di Indonesia untuk membeli produk BlackBerry yang dijual melalui jalur resminya di Indonesia.

Hal itu dinyatakan oleh Adele Beachley Regional Director Asia Pasifik RIM, lewat surat resmi yang dikirimkan kepada VIVAnews, melalui PR Manager RIM Asean, Rachel Kooi.

Beachley menekankan bahwa RIM mendorong konsumen Indonesia untuk membeli smartphone BlackBerry dari tiga operator berwenang yaitu Indosat, Telkomsel, dan XL. "Dengan demikian, konsumen memiliki jaminan atas produk yang dibelinya, juga layanan pra dan pasca-penjualan serta dukungannya," kata Beachley.

Surat yang dikirimkan perwakilan regional RIM itu bertujuan untuk meluruskan kesalahan persepsi terkait dengan artikel VIVAnews sebelumnya, yang mengesankan bahwa RIM tak peduli dengan keberadaan BlackBerry di pasar gelap.

Lebih lanjut, Beachley menjelaskan, dengan model bisnis penjualan melalui operator-operator, memungkinkan BlackBerry memanfaatkan keahlian operator dan tetap terus berfokus pada inovasi produk dan pengembangan teknologi.

"Kami melihat bahwa model bisnis ini bekerja dengan baik, dan akan terus bekerja sama dengan para operator dalam memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia."

Belakangan ini, BlackBerry memang mewabah di kalangan anak muda. Bila sebelumnya BlackBerry dikenal sebagai gadget untuk kalangan profesional, kini BlackBerry bergeser menjadi gadget gaya hidup.

Akibatnya, permintaan terhadap BlackBerry meningkat baik melalui jalur resmi (operator) maupun jalur tak resmi.

• VIVAnews
Firmware Update untuk BlackBerry Storm
Update terakhir diperkirakan dapat memperbaiki sejumlah bug pada firmware versi awal.
(AP Photo)

VIVAnews - Verizone Wireless, operator seluler beroperasi di Amerika Serikat sedang mempersiapkan update software terhadap ponsel pintar berlayar sentuh, BlackBerry Storm. Update software nantinya dapat dilakukan over-the-air dan bertujuan untuk memperbaiki sejumlah bug dan menambah fitur-fitur baru.

Adapun software yang disediakan adalah firmware 4.7.0.113 dan akan menjadi update penting pertama sejak Desember lalu. Saat diluncurkan November lalu, BlackBerry Storm sangat dinanti-nantikan karena menjanjikan penggabungan kemampuan email yang sangat canggih khas BlackBerry dengan tampilan layar yang luas dan fungsionalitas multimedia milik iPhone. Perangkat tersebut laris manis saat peluncurannya. Sayangnya, versi awal produk tersebut memiliki beberapa bug pada softwarenya.

Update terakhir yang tersedia diperkirakan dapat memperbaiki sejumlah bug, termasuk gangguan yang dapat menyebabkan perangkat menjadi crash ketika melakukan voice dial. Selain itu, update firmware diharapkan dapat mengatasi bug yang menyebabkan bintik-bintik kecil dengan berbagai warna yang muncul di seluruh layar. Firmware juga akan menghadirkan perbaikan dan fungsionalitas, termasuk memungkinkan pengguna memakai keyboard QWERTY dalam modus portrait. Kecepatan saat mengetikkan pesan juga ditingkatkan.

Verizon tidak menyebutkan kapan update tersebut akan beredar. Tetapi kemungkinan besar update akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan. Pengguna yang gemar mengutak-atik BlackBerry dapat mencari, download, dan menginstall versi penuh dari firmware 4.7.0.113 yang beredar di berbagai forum-forum BlackBerry di internet. Meski begitu, tidak ada jaminan bahwa firmware tersebut akan bekerja secara semestinya.

Pengguna Storm mungkin akan sedikit iri melihat softwarenya tidak sehebat software iPhone 3.0. Tetapi, untuk sampai ke sana, Apple membutuhkan waktu 1 tahun untuk melakukan update terhadap platform mobile-nya. Belum jelas apakah RIM akan menggunakan strategi serupa Apple yakni dengan merilis update software atau akan memperbaikinya pada hardware versi baru.

• VIVAnews
RIM: Pengguna BB Indonesia Unik dan Potensial
Penggunaan mobile web dan internet lewat layanan BlackBerry sangat tinggi.

BlackBerry Storm (engadget.com)


VIVAnews -- Vendor pembuat BlackBerry asal Kanada Research In Motion, mengatakan bahwa pengguna BlackBerry Indonesia merupakan pasar yang unik dan potensial.

Tak hanya itu, Indonesia juga merupakan merupakan negara penyumbang keuntungan yang besar bagi Research In Motion. Hal itu diungkapkan oleh Gregory Wade, Regional Vice President, Researh in Motion Asia Pacific, Selasa 14 April 2009.

"Indonesia memberikan kontribusi yang signifikan bagi RIM. Tapi saya tidak bisa memberikan angka spesifik untuk tiap negara atau regional," Greg menerangkan.

Adapun keunikan pengguna BlackBerry di Indonesia, salah satunya adalah penggunaan mobile web dan internet yang tinggi. "Ini merupakan momentum yang sangat baik bagi pemain smartphone seperti RIM," ujar Greg pada acara peluncuran ponsel pintar BlackBerry Storm di Plaza fX, Jakarta.

Ponsel BlackBerry Storm sendiri sebenarnya sudah diluncurkan secara global pada akhir tahun lalu. Namun, ponsel pintar berantar muka sentuhan jari itu baru diluncurkan di Indonesia malam ini dan akan tersedia di pasaran mulai bulan Mei mendatang.

Menurut Greg, peluncuran Storm merupakan salah satu komitmen RIM untuk menyuguhkan lebih banyak pilihan kepada para pelanggannya di Indonesia. Kendati BlackBerry Storm belum begitu laris di pasaran, menurut Greg tetap ada segmen pasar yang mengharapkan kehadiran ponsel ini.

Masalah harga, Greg tidak bersedia mengungkapnya dan menyerahkannya kepada operator-operator selular yang digandeng untuk memasarkan produk BlackBerry, yaitu Indosat, Telkomsel, dan XL.

Namun, RIM belum memiliki rencana untuk membuka kantor perwakilannya di Indonesia. "Hubungan kami di sini sebatas dengan mitra operator. Kami men-training mereka baik di divisi penjualan, marketing, serta service," kata Greg. Dan itu juga berlaku tak hanya di Indonesia, melainkan di hampir semua negara di dunia.

• VIVAnews
Indosat Ingin Jual BlackBerry Rp 1 Juta

Indosat akan meminta RIM, produsen BlackBerry untuk membangun pabrik di Indonesia.



VIVAnews - PT Indosat Tbk (Indosat) memiliki cita-cita untuk menyasarkan perangkat BlackBerry ke level mid-low end. Pada Wireless Enterprise Symposium (WES) 2009 di Orlando-Amerika Serikat pada 5-7 Mei mendatang, Indosat akan meminta vendor perangkat sekaligus penyedia layanan BlackBerry asal Kanada, Research In Motion (RIM), untuk membangun pabrik di Indonesia. Dengan begitu, diharapkan harga perangkat BlackBerry di Tanah Air dapat ditekan hingga sekitar Rp 1 juta per unit.

Keinginan itu disampaikan Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya di sela acara talkshow BlackBerry Day di Menara Jamsostek, Jakarta, Kamis 23 April 2009.

“Punya cita-cita kan boleh saja. Semuanya ada kemungkinan. Seperti BB di Indonesia kan pertama kali disasarkan ke segmen korporat,” kata Teguh. “Belakangan kita pasarkan untuk retail, ternyata booming. RIM bahkan tidak menyangkanya, 'kenapa bisa booming?' Mereka saja bertanya-tanya,” ujar Teguh.

Dibandingkan Amerika Serikat, yang notabene terbilang negara maju, pasar BB yang hype atau booming dinilai wajar. “Mereka kan negara maju, wajar saja perangkat BlackBerry laku kera, daya serap produk hi-end cukup tinggi. Tapi, kalau di Indonesia booming, mereka takjub,” kisahnya.

Lebih lanjut, dia mengaku diundang RIM untuk memaparkan cerita suksesnya ini di WES 2009. “Mereka (RIM) tidak akan stop ide kita. Nanti, bila bertemu RIM, kami akan mengajak mereka untuk membuka pabrik di Indonesia untuk memenuhi derasnya permintaan di sini,” kata Teguh. “Dengan demikian, harga perangkat pun bisa lebih terjangkau.”

Terkait harga perangkat BlackBerry yang diestimasi sentuh harga Rp 1 juta, Indosat tetap mengatakan mungkin. “Ya, itu bisa saja, kenapa nggak. Kemampuannya bisa di-downskill semua, supaya bisa dijangkau ke level low-end,” ucap Teguh. “Dengan begitu kan bisa jadi hape sejuta ummat. Tetapi kita belum tahu momentumnya kapan,” ucapnya.

(Sumber: VIVAnews)
Slacker, untuk Streaming Musik di BlackBerry

Slacker menyediakan stasiun cache bagi yang ingin mendengar musik tanpa internet mobile.

Slacker, aplikasi streaming musik untuk BlackBerry (zatznotfunny.com)

VIVAnews - Stereotip bahwa BlackBerry hanya digunakan oleh para profesional dan pebisnis untuk menunjang produktivitas dan pekerjaan mereka semakin pudar. Kini, BlackBerry pun semakin mantap di pasar retail. Tak hanya di segmen bisnis, perangkatnya kini populer di segmen hiburan. Hal itu bisa ditandai dengan tingginya trafik download untuk sebuah aplikasi streaming musik Slacker yang telah menyentuh angka 1 juta download.

Angka ini cukup fantastis mengingat aplikasi Slacker untuk BlackBerry baru dihadirkan empat bulan silam. Slacker memungkinkan user untuk mengakses layanan radio Internet melalui BlackBerry. Berbeda dengan Pandora, Slacker menyediakan stasiun cache, sehingga user dapat mendengarkan musik kendati mereka tidak memiliki koneksi internet mobile.

Slacker tersedia untuk OS BlackBerry versi 4.3 ke atas, seperti Bold, Storm, dan Javelin. Aplikasi ini gratis dan siap digunakan. Di samping itu, Slacker versi premium juga tersedia dengan harga US$ 3,99 atau sekitar Rp 43 ribu. Dengan versi premium, user dapat layanan gelombang tak terbatas dan tak disuguhi iklan.

“Pengguna mengatakan cukup puas dengan kualitas audio Slacker. Dan, kombinasinya dengan perpustakaan musik maya terbesar bagi aplikasi radio personal yang terintegrasi pada BlackBerry menjadi faktor penting yang membuat Slacker menjadi pilihan terbaik penggunanya,” kata Jonathan Sasse, senior VP marketing Slacker dalan pernyataan resminya kepada Information Week, yang dikutip VIVAnews, Jumat 1 Mei 2009.

Research In Motion (RIM), penyedia layanan dan perangkat BlackBerry, mengatakan pelanggan retailnya kini tumbuh sangat pesat. Menurut data terakhir, jumlah pelanggan retailnya telah lebih dari 40 persen dari total pelanggan BlackBerry yang jumlahnya sekitar 25 juta.

Untuk memperbesar angka tersebut, RIM memperkaya layanan untuk pelanggan retailnya. Salah satunya dengan meluncurkan App World bulan lalu. Ketika itu, RIM berharap kehadiran App World dapat diterima di pasar dengan baik layaknya App Store milik Apple, kios aplikasi untuk pengguna iPhone dan iPod Touch.

(Sumber: VIVAnews)

Jumat, 10 Juli 2009

Tip penggunaan BlackBerry


Blackberry punya banyak fitur menarik selain fitur andalan push email, browser, dan chatting. Beberapa tipe Blackberry ada yang dibekali kamera, GPS, hiburan dan multimedia. Bagi pengguna pemula mungkin agak canggung untuk mengetik cepat, me-reply, mem-forward email dan lain-lain. Sebenarnya Blackberry menyediakan banyak shorcut untuk mengoptimasi kecepatan akses fitur-fiturnya agar menghemat waktu. Berikut beberapa tips dan trik penggunaan Blackberry.

TIPS UMUM

  • Untuk berpindah-pindah aplikasi tahan alt key dan tekan Esc key, lalu pilih aplikasi yang dikehendaki dan lepas Esc key.
  • Untuk kembali ke Home Screen tekan Esc key
  • Menerima transfer file lewat bluetooth : pertama aktifkan bluetooth terlebih dahulu dengan cara masuk ke menu manage connection>lalu check box bluetooth dicentang. kemudian masuk kemenu media, pilih option>receive using bluetooth>save.
  • Untuk membalas email yang sudah dibaca tekan huruf R, untuk mem-forward tekan huruf F.
  • Untuk melihat alamat email pengirim email : nama kontak dipilih lalu tekan huruf Q
  • Untuk mengirim email tekan huruf C

TIPS MENAMBAH / MENGHAPUS ACCOUNT EMAIL

Blackberry memiliki kelebihan untuk menampung hingga sepuluh account email yang anda miliki. Jadi tak perlu repot login email satu persatu saat mengeceknya setiap hari.

Selanjutnya untuk incoming dan outgoing dari beberapa account email anda bisa langsung menggunakannya dalam satu perangkat ini. Ada dua cara menambah account email, yaitu lewat device ini langsung atau melalui webclient operator yang anda gunakan.

MENAMBAH / MENGHAPUS ACCOUNT EMAIL DI HANDSET

Masuk menu utama, pilih Email Setting ber-icon surat dengan gambar gear dan panah merah. Setelah ikon tersebut di klik, maka ada pilihan untuk New User dan Existing User. Bila anda baru pertama kali menggunakan layanan Blackberry, perlu membuat account baru (create new account) dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Seandainya anda sudah memiliki account maka pilih existing User dan memasukkan username serta password. setelah login pilih services>>Email accounts>Add An Email Account, lalu anda masukkan username dan password account email yang sudah anda miliki seperti Yahoo!, Gmail, Microsoft Outlook. Lalu setelah memasukkan username dan password anda klik next, tunggu beberapa saat dan bila berhasil akan mendapat notifikasi.

Rabu, 08 Juli 2009

Cara merawat BlackBerry

Anda pengguna atau pemakai Blackberry ? so pasti dengan harga yang lumayan menguras kocek pastinya anda ingin memelihara Blackberry kesayangan anda. Tapi bagaimana caranya ? mau tau, berikut ini tips dan triknya.


1. Perlakukan Blackberry Anda seperti sebuah PC

Anda tidak akan belanja online, membuka lampiran e-mail dan memeriksa rekening bank Anda di PC tanpa mengaktifkan proteksi firewall, antivirus dan anti-malware bukan? Nah, mengapa tidak melakukan hal yang sama di Blackberry? Sebuah Blackberry pada dasarnya adalah sebuah komputer mini.

Salah besar jika Anda berasumsi bahwa virus dan malware tidak menjadi masalah di Blackberry. Satu-satunya alasan mengapa kita belum mendengar penyebaran infeksi virus di Blackberry adalah karena sifat malware yang berubah. Dulu infeksi dilakukan untuk bersenang-senang dan pamer. Sekarang tindak kejahatan itu berlatar belakang keuangan.

Tanpa software yang bisa men-scan masalah dan memperbarui definisi virus, pemilik Blackberry diam-diam telah diinfeksi virus. Yang menakutkan, begitu menurut riset Smobile Systems, malware yang paling banyak menjangkiti Blackberry adalah spyware. Padahal spyware bisa mengintai setiap e-mail dan pesan SMS yang keluar dan masuk Blackberry. Bahkan dapat secara remote menghidupkan telepon dan menguping percakapan yang ada.


2. Jangan sembrono.

Anda sedang bersantai di Bali dan mengaktifkan Blackberry: mengecek dan membalas e-mail yang terkait dengan pekerjaan, dan menelepon mitra kerja Anda. Mungkin Anda juga memeriksa rekening bank Anda.

Banyak pengguna Blackberry yang sembrono saat menggunakan perangkat tersebut. Saat di pesawat misalnya. Tahukah Anda bahwa orang yang duduk tepat di belakang kursi Anda bisa melihat apa pun yang sedang Anda lakukan di Blackberry?

Jadi bagaimana? Berhati-hatilah. Jaga informasi pribadi Anda dengan tidak menggunakan Blackberry Anda di tempat-tempat yang terbuka atau di keramaian. Juga jangan bertelepon di tempat kerumunan.


. Jangan ditinggalkan!

Saran ini memang paling masuk akal, tetapi justru juga yang menjadi awal bencana bagi pengguna Blackberry. Maklum Blackberry kecil sehingga bisa dengan mudah ketinggalan di mana saja; di foodcourt, restoran saat Anda meletakannya di meja, ngobrol, lalu melupakannya. Bukan cuma resiko ketinggalan, tetapi juga membuka peluang bagi pencuri, yang dapat saja mengambil data sensitif atau meng-install trojan horse dalam tempo beberapa detik saat memegang perangkat tersebut.


4. Buat back up.

Hmm, Anda tidak mengikuti saran no. 3 dan sekarang bingung dengan keberadaan Blackberry Anda. Apa yang bisa Anda lakukan? Tergantung pada kesiapan Anda.

Jika Blackberry itu milik perusahaan dan Anda bekerja di perusahaan yang memiliki server Blackberry, segera hubungi bagian TI kantor. Mereka bisa mengunci dan menghapus isi Blackberry Anda dari jarak jauh.

Jika Blackberry itu milik pribadi, atau jika perusahaan anda tidak punya dukungan seperti di atas, pertimbangkan memasang software yang dapat memberi kemampuan seperti di atas. Membeli program yang menyediakan akses remote berarti Anda bisa mengunci perangkat sehingga orang lain tidak bisa mengaksesnya. Anda juga dapat mem-backup informasi yang tersimpan di Blackberry dan menghapusnya saat Anda sadar Blackberry Anda raib dan tidak akan kembali lagi.

Membeli software akses remote berarti yang hilang hanyalah unitnya, bukan data yang tersimpan di dalamnya. Dan jika respon Anda cepat, data perusahaan yang sensitif pun tidak akan hilang.(Sumber : Tutorial BlackBerry)